Info untuk peminat radio amatir pemula ….

My Duo
Emmm mungkin info ini bisa ‘berguna atau tidak’ bagi para pemula di dunia amatir radio :) terutama mungkin orang dengan background non-elektro :D … ya seperti saya … hehehe

Seperti yang saya sendiri alami, lumayan bingung pada awalnya untuk memulai darimana belajar amatir radio ini.

Oke for starting point, reading book with title “Ham For Dummies” … it’s really help … for beginner :)

Technorati Tags: ,


Dan setelah bergabung dengan salah satu mailing-list yang membahas tentang radio amatir, dan dengan sedikit bertanya-tanya di mailing list tersebut, akhirnya saya putuskan untuk membeli sebuah perangkat dengan type handheld (HT). Meskipun banyak saran di mailing-list agar mendingan beli rig daripada HT, karena dengan budget yang sama, performa lebih baik rig dibanding HT. Tetapi entah kenapa rasa penasaran lebih besar untuk membeli HT, daripada rig. Mungkin lebih dikarenakan kurangnya pengalaman di dunia radio amatir yach :D

Saya memutuskan untuk membeli dengan merk Yaesu, dan saya coba kontak-kontak ke Versakom, untuk mendapatkan info lebih lengkap tentang jajaran product Yaesu untuk kelas handheld (HT).

Karena kurang puas dengan kinerja antenna standard yang masih begitu2 saja, maka coba bertanya kesana-kemari, mungkin gak HT dipasangi external antenna. Karena contact tentang per radio-an juga masih kurang, jadi sempet bingung juga kemana harus bertanya. Tapi saya memutuskan untuk langsung bertanya ke toko rakom saja untuk info lebih jelas.

Lalu coba-coba maen ke glodok, nanya ke toko ‘Gunung Intan’, karena merasa jawaban dari shopkeeper kurang tepat, maka beralih ke toko sebelahnya yaitu ‘Breaker Shop’. Jawaban dari pertanyaan yang saya ajukan lumayan jelas menurut saya, lalu jadilah itu digondol antenna merk Hy-Gen type V2R buatan lokal :) Karena type konektor antenna di HT memakai type konektor SMA, maka saya membeli kabel dengan type RG-58 untuk keperluan tersebut.

Antenna dipasang, konektor semua disolder ke masing-masing ujung kabel, lalu di test … wah lumayan, receivenya juga jadi lebih jelas dibanding sebelumnya. Coba transmit … ehh ada yang bisa nerima ternyata … waah makin seneng dunks :D Tapi setelah ngobrol agak lama di frekuensi, HT jadi terasa kurang nyaman, karena bodynya jadi anget, dan gak enak dipegangnya ….

Nanya-nanya di frekuensi …. wah ternyata sangat membantu dengan jawaban-jawaban yang bisa menambah ilmu di dunia radio :) dan sekalian karena sudah gak begitu nyaman pakai HT dalam jangka waktu lama, maka nyari referensi untuk rig. Obrolan di frekuensi merekomendasikan merk Icom dengan type V8000 atau IC-2100H. Dan setelah browsing juga ke website Icom, maka saya memutuskan untuk membeli rig type IC-2200H, generasi seteleh IC-2100H, tetapi harga masih dibawah V8000.

Pergi ke glodok lagi, langsung menuju ke blok tempat jualan rakom, di Glodok Jaya Lt. II Blok C. Setelah compare ke beberapa toko untuk merk dan type tersebut, maka akhirnya saya mengambil di toko AN Electronic. Sekalian dengan DC Power Supply tentu saja …. hhmmpph ternyata berat banget DC Power Supply ditentengnya :D Saya beli DC PS dengan merk Maldol dengan type PS330F output max 15V 30A.

Sepertinya sudah semua …. eiitt tunggu dulu … dengan kondisi antenna seperti sekarang, tiang bambu diikat di tembok, dengan ketinggian sekitar 3m di atas permukaan tanah (posisi ketinggial tanah +/- 124ft dpl), maka banyak rekan di frekuensi menyarankan untuk menambah tinggi antenna, untuk daya receive dan transmit yang lebih bagus. Maka dimulailah project untuk meninggikan antenna ini.

Hmm setelah dapet buanyaaakkk referensi dari obrolan di frekuensi, maka coba saya list dimana saya mendapatkan bahan-bahan untuk project tersebut :
- Pipa besi di toko Sarana Logam di Toko Besi Sarana Logam Jl. KKO Raya No. 44 Cilandak
- Span Skrup, Cable Sling, Kuku Macan di Toko Mega Makmur Pertokoan Glodok Jaya Lt. Dasar Blok A No. 37
- U-Bolt, Dynabolt, Klem Pipa di Toko Sinarlaut Abadi Komplek Ruko Glodok Jaya No. 84-85 (yang ini nitip dibeliin Om Kenthus) … :D

Nahh itu dia semua keperluan untuk meninggikan antenna dengan ketinggian +/- 11m dari permukaan tanah.

Sekian dulu deh infonya …. kalo ada tambahan nanti ditambahin lagi … oke semoga bermanfaat bagi semua yang membutuhkan :)