Sukhoi Superjet 100 lost contact tidak lama setelah take-off

Sukhoi Superjet 100
Sukhoi Superjet100 (Foto: SkyAviation)

Di sini saya tidak akan nulis berita tentang pesawat lost contact tersebut, karena sudah banyak web berita yang memuat beritanya, salah satunya adalah disini.

Tapi saya akan lebih membahas tentang pendapat saya, bagaimana sebaiknya pencarian pesawat dilakukan.

Oke langsung saja deh ya …

Setelah baca berita dari link diatas, maka saya mempunyai pikiran bahwa pihak operator seluler bisa membantu dalam pencarian. Nah kok bisa ? Ya bisa aja tho, karena dalam berita tersebut disebutkan bahwa handphone dapat dihubungi, tetapi memang tidak diangkat. Otomatis handphone tersebut masih dapet supply signal dari BTS operator tertentu kan ? bener tho ? lha yoo mesti bener, lha wong bisa ditelpon.

Lalu apa yang operator bisa lakukan untuk membantu ? Operator bisa menginformasikan, entah ke siapa informasinya, karena saya sendir kurang tahu detail SOP pencarian seperti ini. Nah operator menginformasikan lokasi dari handphone tersebut kepada regu pencari. Tujuannya ? adalah untuk mempersempit ruang lingkup pencarian, paling tidak begitu jika memang tidak bisa detail sekali tentang lokasinya. Ataupun kalau bisa detail malahan mungkin langsung pin-point ke satu koordinat tertentu untuk dijadikan area pencarian.

Lalu apa manfaatnya ? Banyak. Hahh ? Iya banyak … mungkin bisa lebih cepat menemukan lokasi pesawat tersebut, bisa lebih menghemat tenaga, dan juga waktu untuk melakukan pencarian, dan lebih cepat ketemu tentunya dengan informasi tersebut.

Oke deh, begitu saja mungkin sedikit pikiran dari saya, semoga kebaca, dan bisa diaplikasikan. Dan tidak lupa saya berdo’a semoga semuanya penumpang dan crew serta pilot baik-baik saja.